Cara Sukses Berkomunikasi dengan Anak

Disela-sela istirahat tercetuslah salah satu guru yang menyatakan ”Wah, kelas itu anaknya super-super. Banyak anak yang tidak menghargai guru!”. “Guru masuk, eh muridnya pada kabur! Jadi kasihan gurunya!” lanjutnya.
Sebagai seorang pendidik harus memahami beragamnya karakter anak-anak. Selain cerdas ilmu, harus diimbangi dengan cerdas menyampaikan ilmu kepada anak-anak. Sering menjadi momok dikalangan pendidik terutama yang bergelut di dunia PAUD dan sekolah dasar. Bagaimana cara mengendalikan anak? Bagaimana cara berkomunikasi kepada anak? Ada tiga kunci keberhasilan dalam berkomunikasi dengan anak.
Pertama, mencintai anak-anak. Cinta adalah dorongan hati bukan sekedar sikap. Sehingga cinta tidak dapat diajarkan secara teoritik. Tetapi hanya bisa dilatih dan dibiasakan. Jadi jika Anda mencintai anak-anak, mencintai dunia anak-anak, maka sepertiga modal sukses telah ditangan Anda. Rasa cinta yang Anda miliki akan menumbuhkan minat dan keterpanggilan jiwa untuk berbuat yang terbaik bagi yang dicintai. Rela berkorban senantiasa memperhatikan dan peduli terhadap segala permasalahan yang dihadapi oleh yang dicintai. Cinta memang akan menimbulkan energy. Dan ini penting bagi pengasuh anak-anak. Satu-satunya cara untuk menumbuhsuburkan cinta adalah sering bertemu dan bergaul bersamanya.
Kedua, memahami anak-anak. Agar seorang pendidik bisa optimal dalam menyampaikan ilmu maka harus memahami dunia anak-anak. Siapakah sebenarnya anak-anak itu? Berikut ini beberapa ciri-ciri dan sifat-sifat umum pada anak-anak yang harus dimengerti oleh siapapun yang berminat pada dunia anak-anak, yaitu dinamis/motorik (banyak gerak), berpikir konkret/indrawi (logika lemah), sensitif dan emosinya labil (mudah marah, mudah senyum), senang dengan permainan (dunianya adalah dunia bermain), setiap anak itu unik (jangan membandingkan dan menyerang pribadinya), anak bukan orang dewasa mini, anak mudah kagum dan meniru (idola), anak punya sifat tergantung (suka protes), anak berkembang melalui proses belajar, setiap anak mempunyai potensi dan kebutuhan dasar (rasa aman, kasih sayang, kesempatan untuk mencoba, tempat mengadu), dan anak tumbuh dan berkembang melalui tahap-tahap tertentu.
Ketiga, kreatif dan komunikasi efektik. Berkomunikasi pada anak-anak yang dinamis dan sangat pendek kemampuan berkonsentrasinya sangat membutuhkan kreativitas tersendiri pagi pendidik. Pendidik yang memiliki kreativitas yang tinggi akan diidolakan anak didiknya serta lebih dekat dan lebih didengar nasehatnya. Bagi Anda yang merasa tidak mempunyai kreativitas, tidak usah kecil hati. Dengan rajin belajar, rajin mengamati perilaku anak-anak, rajin mengamati pendidik yang kreatif akan membuka cakrawala Anda. Meniru kreativitas orang lain pada dasarnya juga bentuk kreativitas. Tentang bagaimana cara berkomunikasi secara efektif, berikut ini ada beberapa petunjuk:
1. Hendaknya dalam berkomunikasi, sering-seringlah Anda memberikan penghargaan atas pribadi mereka. Sikap merendahkan anak-anak, sikap tidak simpatik adalah sikap yang akan menjadi boomerang.
2. Berkomunikasilah terhadap mereka dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
3. Pandai-pandailah melihat situasi dan kondisi anak dalam berkomunikasi.
4. Dengarlah keluhan dan cerita mereka dengan antusias dan sungguh-sungguh, dan tanggapilah dengan sungguh-sungguh pula.
5. Gunakan bahasa yang dewasa dan mudah dimengerti, jangan menirukan persis seperti anak-anak.
6. Miliki/latih gaya mengajar Anda sesuai dengan usia anak-anak.
7. Sabar dan telaten adalah syarat utama.
Warsito
Pendidik SDIT Salsabila 3 Banguntapan

Categories: Parenting | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.