Pembinaan Ibadah kepada Anak

Pembinaan Ibadah kepada Anak

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS. Thaaha : 132)

 

Tidak sedikit anak usia SD yang shalatnya belum sempurna 5 waktu dengan berbagai alasan yang dia ungkapkan.

Bangunnya jam enam, jadi tidak sholat subuh!”

Saya lupa sholat Isya, karena habis belajar terus tidur!”

Saya lupa sholat Ashar, karena main!”

Itulah beberapa ungkapan anak-anak ketika ditanya tentang sholatnya.

Masa anak-anak bukan merupakan suatu masa pembebanan atau pemberian kewajiban, akan tetapi merupakan masa persiapan, latihan, dan pembiasaan untuk menyambut masa pembebanan kewajiban (taklif) ketika ia telah baligh nantinya. Dengan demikian, pelaksanaan kewajiban nantinya akan terasa mudah dan ringan, di samping juga sudah memiliki kesiapan yang matang dalam mengarungi kehidupan dengan penuh keyakinan.

Banyak manfaat dari melaksanakan ibadah kepada Allah SWT. Ibadah akan menjadikannya selalu merasa berhubungan dengan Allah SWT. Ibadah akan banyak meredam gejolak kejiwaan dan mengendalikan hawa nafsu. Hatinya akan senantiasa tenang terutama ketika membaca atau mendengarkan Al Qur’an, mengerjakan sholat, ataupun dikala mendengarkan adzan. Hal ini semua dapat diawali dengan pendidikan yang Islami.

Rasulullah memberikan kabar gembira yang besar kepada anak-anak yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah. Imam Thabrani meriwayatkan dari Abu Umamah ra. Bahwa ia berkata, Rasulullah saw. Bersabda “tidaklah seorang anak yang tumbuh dalam ibadah sampai ajal menjemputnya, melainkan Allah akan memberikan pahala kepadanya setara dengan sempbilan puluh Sembilan pahala shidiq (orang yang benar/jujur)”

Berikut tahapan-tahapan dalam membimbing anak untuk beribadah sholat:

  1. Tahap memerintahkan sholat

Kedua orang tua bisa mulai membimbing anaknya untuk melakukan sholat dengan cara mengajaknya untuk melakukan shalat disampingnya. Hal ini dimulai ketika sang anak sudah mulai bisa membedakan tangan kanan dan tangan kiri.

Abu dawud meriwayatkan dari Muadz Bin Abdullah Bin Habib Al Juhani bahwa ia meriwayatkan dari Nabi SAW. pernah ditanya kapan anak itu mulai diajak melakukan sholat, maka beliau pun menjawab, “jika ia telah mengenal tangan kanan dan kirinya, maka perintahkan untuk menunaikan sholat.”

  1. Tahap pengajaran sholat

Pada periode ini anak mulai diajarkan rukun-rukun sholat, kewajiban-kewajiban dalam menunaikan sholat beserta hal-hal yang bisa membatalkan sholat, dan Nabi telah menetapkan usia tujuh tahun merupakan awal periode pengajaran.

Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan “Ajarilah anak kalian mengerjakan sholat ketika berumur tujuh tahun dan pukullah ia jika telah mencapai sepuluh tahun ia mengabaikannya.

  1. Tahap memerintahkan sholat dan pukul jika enggan

Periode ini dimulai ketika anak sudah berusia sepuluh tahun. Jika ia mengabaikan sholat atau bermalas-malasan dalam menunaikannya maka kedua  orang tua boleh memukulnya sebagai sebuah pelajaran baginya atas pengabaian tersebut, dan juga atas kezalimannya mengikuti jalan syaitan. Hal ini tidaklah mengapa dilakukan jika disertai dengan memberikan pemahaman kepada anak tentang kenapa ia mesti dipukul, disamping juga membacakan hadits nabi Rasulullah SAW. kepadanya tentang masalah ini.

Diriwayatkan dari Abdullah Bin Amr Bin Ash ra. Bahwa ia berkata Rasulullah SAW bersabda “Suruhlah anak-anak kalian untuk mengerjakan sholat ketika mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka jika mengabaikannya ketika berusia sepuluh tahun serta pisahkan tempat tidur mereka.” (HR Abu Dawud dan Hakim)

Jadi, orang tua memiliki peran besar dalam menamkan kebiasaan ibadah anaknya. Mengingatkan, menyuruh, dan mengajak anak beribadah merupakan kewajiban orang tua. Semoga anak-anak kita termasuk anak sholeh yang selalu melaksanakan pembiasaan hidup Islami.

 

 

 

 

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.